KEBERSIHAN LINGKUNGAN
Minggu 09 November 2025, Ibu Lurah Kuta Baru, Ibu Ai Nurmayati, S.IP melakukan giat monitoring pelaksanaan kerja bakti serentak di wilayah RW se-Kelurahan Kuta Baru. Kegiatan ini berfokus pada pembersihan lingkungan Kelurahan secara menyeluruh sebagai upaya preventif dalam memberantas Demam Berdarah Dengue (DBD). Lingkungan yang bersih merupakan faktor penting dalam mencegah penyebaran penyakit DBD. Genangan air, sampah, dan semak belukar merupakan tempat yang ideal bagi perkembangbiakan nyamuk *Aedes aegypti*, faktor utama penularan DBD. Oleh karena itu, kegiatan kerja bakti ini difokuskan pada pembersihan area-area yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Kegiatan kerja bakti melibatkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat Kelurahan Kuta Baru. Mulai dari Lurah, kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga warga dari RW 01 sampai RW 12 turut serta dalam kegiatan ini. Pembersihan dilakukan secara terpadu dengan membagi warga ke dalam beberapa kelompok yang bertanggung jawab atas area tertentu. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain membersihkan selokan dari sampah dan endapan lumpur, menguras bak mandi dan tempat penampungan air lainnya, memotong rumput dan semak belukar, serta mengubur barang-barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

Petugas dari Puskesmas Kuta Bumi juga turut memberikan penyuluhan kepada warga mengenai pencegahan DBD, termasuk pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan 3M Plus: Menguras, Menutup, dan Mengubur, plus menghindari gigitan nyamuk. Kerja bakti ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dalam upaya mencegah penyebaran DBD. Sinergi antara Perangkat Kelurahan Kuta Baru dan Puskesmas Kuta Bumi dalam pelaksanaan kegiatan ini menjadi contoh positif bagi Desan dan Kelurahan lain dalam upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit. Kerja Bakti dilakukan sehubungan dengan memasuki musim penghujan, potensi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengeu (DBD) meningkat akibat berkembangnya nyamuk Aedes aegypt di lingkungan setempat. Kegiatan kerja bakti kali ini difokuskan pada membersihkan saluran air dan selokan dari sampah serta genangan air, menutup dan menguras tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta menimbun dan menyingkirkan barang bekas yang dapat menampung air hujan.
Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah kelurahan dalam menghadapi musim penghujan, yang berpotensi menimbulkan genangan air meningkatkan risiko penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengeu (DBD). Melalui kerja bakti ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat.